Monday, October 11, 2010
101010
satu dalam seribu
istimewa bagaimana?
tidak penting itu semua...
Megah berdiri,
namun makan diri..
Buat apa...
Tunduk menghormati,
namun berisi..
Itulah RAHMAT...
Sunday, October 10, 2010
yang SATU...
iman itu adalah kepercayaan
mana datangnya kepercayaan?
adakah dari hati?
adakah dari jiwa?
atau dari kata-kata,
yang sering berdusta?
jawabnya ada di dada...
di setiap helai bulu roma...
di setiap gerak ketika...
di setiap hela udara beracun...
akan ada DIA...
DIA yang SATU...
"Ya ALLAH kau sematkanlah dalam hati kami Tiada Tuhan melain ALLAH, Muhammad Rasulullah"
Friday, October 8, 2010
Wednesday, October 6, 2010
Someone To Fall Back On
I’ll never be,a knight in armor with a sword in hand, or a kamikaze fighter..
Don’t count on me,to storm the barricades and take a stand ,or hold my ground..
You’ll never see any scars or wounds, I don’t walk on coals, I won’t walk on water…
I am no prince, I am no saint, I am not anyone’s wildest dream..
But I’ll stand behind, and be someone to fall back on…
Some comedy, you’re bruised and beaten down, and I’m the one who’s looking favor,
Still honestly, you don’t believe me, but the things I have, are things you need,
You look at me like I don’t make sense, I like waste a time, like it serves no purpose,
I am no price, I am no saint, and if that’s what believe you need,
You’re wrong, you don’t need much, you need someone to fall back on,
And I’ll be that, I’ll take you side, if I’m the only one, I’m use to that,
I have be alone, I’d rather be, the half of us, the least of you, the best of me,
And I will be, I’ll be you prince, I’ll be you saint,
I’ll go crashing through fences in your name, I will I swear,
I’ll be someone to fall back on, I’ll be the one who waits, and for as long as you let me,
I’ll be the one who you need, I’ll be someone to fall back on, someone to fall back on…
Thursday, September 30, 2010
Angin bukan Udara
Udara yang selalu berada di sisiku,
Udara yang memberi nafas dalam hidupku,
Udara yang menghangatkan malamku,
Jika kau udaraku,
Mengapa sesak hela nafasku?
Dan dakapan ku kosong, tiada bererti…
Kini ku sedari,
Kau bukan udara,
Yang senantiasa disisiku,
Kau juga bukan nafasku,
Kau mendinginkan malamku yang sepi,
Kerana kau angin,
Angin yang berlalu pergi dan tak kembali…
